Tim SAR gabungan melakukan pencarian hari kedua terhadap Riyanto (21), korban tenggelam di perairan Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Sabtu (18/7/2026).HALO PURWAKARTA – Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap Riyanto (21), warga Desa Blanakan, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, yang dilaporkan tenggelam di perairan Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.
Memasuki hari kedua operasi pencarian, Sabtu (18/7/2026), petugas dari berbagai unsur masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga pukul 12.00 WIB. Namun hingga berita ini ditulis, korban belum berhasil ditemukan.
Korban diketahui tenggelam pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di perairan Waduk Jatiluhur, tepatnya di Kampung Pasirlaya, Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu berenang dari kolam milik Ko Apin menuju kolam milik Ko Asuy untuk menemui rekannya yang juga bekerja sebagai penjaga kolam. Jarak antara kedua lokasi tersebut diperkirakan mencapai sekitar 100 meter.
Saat berenang, korban sempat menggunakan potongan gabus sebagai alat bantu mengapung. Namun setelah berada di tengah perairan, korban melepaskan gabus tersebut dan melanjutkan renang menuju lokasi tujuan.
Tidak lama kemudian, korban terdengar berteriak meminta pertolongan. Saksi yang berada di lokasi awalnya mengira korban hanya bercanda. Namun karena korban terus meminta tolong, saksi menyadari situasi darurat dan berusaha berenang mendekati korban.
Sayangnya, saat saksi berhasil mencapai titik terakhir korban terlihat, korban sudah tenggelam dan hilang di bawah permukaan air.
Laporan kejadian diterima petugas sekitar pukul 18.00 WIB pada hari yang sama. Tim kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pencarian awal, meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan Basarnas, BPBD, dan unsur potensi SAR lainnya.
Karena kondisi malam hari serta minimnya penerangan di lokasi kejadian, operasi pencarian hari pertama dihentikan dan dilanjutkan kembali keesokan harinya.
Pada hari kedua operasi SAR, tim gabungan melakukan penyisiran di sekitar titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam. Pencarian dilakukan dengan menyisir area perairan Waduk Jatiluhur menggunakan perahu serta pemantauan di sekitar lokasi kejadian.
Menurut seorang petugas SAR, Yana, hingga pukul 12.00 WIB, operasi pencarian masih berlangsung dan tim SAR gabungan terus berupaya menemukan korban.
Petugas juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar Waduk Jatiluhur agar lebih berhati-hati saat berada di area perairan serta segera melapor kepada petugas apabila menemukan informasi yang dapat membantu proses pencarian. (Ega Nugraha)


Tidak ada komentar