PT Indotama Ferro Alloys di Kecamatan Babakancikao, Purwakarta, menjadi sorotan setelah beredarnya informasi dugaan kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja.HALO PURWAKARTA – Peristiwa kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja di PT Indotama Ferro Alloys, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, ramai diperbincangkan.
Informasi tersebut pertama kali dikirim oleh seorang warga ke Halo Purwakarta. Seorang netizen meminta pemerintah daerah hingga Dinas Tenaga Kerja melakukan inspeksi ke perusahaan.
“Dibantu up supaya sampai ke bupati agar dilakukan sidak,” tulis akun tersebut.
Berdasarkan informasi yang beredar, korban disebut merupakan warga Desa Cicadas, Kecamatan Babakancikao, Purwakarta. Korban dikabarkan meninggal dunia saat bekerja pada Selasa (14/7/2026) subuh.
Pelapor mengklaim korban bekerja sebagai tenaga harian melalui sebuah CV yang menjadi penyedia tenaga kerja di perusahaan tersebut.
Dalam unggahan yang sama juga muncul sejumlah tudingan terkait kondisi ketenagakerjaan korban. Mulai dari dugaan upah harian sebesar Rp75 ribu hingga tidak adanya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Tak hanya itu, korban disebut diduga mengalami kecelakaan kerja setelah tersengat listrik sebelum akhirnya terjatuh dan meninggal dunia.
Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta Tuti Gantini membebarkan peristiwa tersebut saat dihubungi Halo Purwakarta.
“Atos aya info ka Pak Yogi Pengawas. Abdi gempungan heula ka Bojong. Muhun (ada peristiwa tersebut), tadi Abdi koordinasi ama Pak Dodi Pengawas,” uhar Tuti, Kamis 16 Juli 2026.
Meski begitu, Tuti belum menjelaskan lebih jauh ihwal kronologi dan hal lain.
“Pengawas ketenagakerjaan besok Jumat ke lokasi,” katanya.
Namun hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti kematian korban.
Nama korban dalam peristiwa tersebut berinisial I. Akan tetapi identitas lengkap korban belum diketahui secara pasti.
Sementara itu, dikutip dari berbagai sumber, PT Indotama Ferro Alloys diketahui merupakan perusahaan produsen silikomangan yang beroperasi di Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta.
Perusahaan tersebut berdiri sejak 2007 dan dikenal sebagai salah satu produsen silikomangan terbesar di Indonesia yang memasok kebutuhan industri baja domestik maupun ekspor.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh konfirmasi dari manajemen PT Indotama Ferro Alloys terkait informasi yang beredar.
Begitu pula dengan pihak CV yang disebut-sebut mempekerjakan korban. Belum ada pernyataan resmi mengenai status pekerjaan korban maupun dugaan kecelakaan yang terjadi.
Apabila informasi yang beredar tersebut benar, maka kasus ini berpotensi menjadi perhatian terkait penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), status ketenagakerjaan, serta perlindungan jaminan sosial bagi pekerja. (Ega Nugraha)


Tidak ada komentar