Tragis! Pelajar Asal Bandung Barat Meninggal Usai Diserang Kelompok Bermotor Purwakarta

3 menit membaca View : 67
King Nugraha
Headline, Kriminal - 04 Jul 2026

HALO PURWAKARTA – Seorang remaja berinisial AF (16), warga Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, meninggal dunia setelah menjadi k0rban pembacokan di Jalan Raya Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jumat (3/7/2026) dini hari.

Peristiwa tragis tersebut mengundang perhatian warga dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban. AF dilaporkan mengalami luka b4acok serius setelah diduga diserang oleh sekelompok orang saat melintas di kawasan Jalan Raya Campaka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban diketahui tengah bersama tiga rekannya. Mereka baru saja melakukan transaksi cash on delivery (COD) untuk membeli sebilah celurit di wilayah Kabupaten Subang.

Usai transaksi tersebut, rombongan korban kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motor. Namun ketika melintas di Jalan Raya Campaka, mereka diduga dipepet oleh enam orang yang berboncengan menggunakan beberapa sepeda motor.

Situasi di lokasi sempat memanas. Menurut hasil penyelidikan sementara, terjadi cekcok antara rombongan korban dan kelompok yang menghadang mereka. Tak lama setelah itu, aksi kekerasan pun terjadi.

Korban AF diduga menjadi sasaran serangan menggunakan senjata tajam. Ironisnya, senjata yang digunakan dalam aksi p*mbac0kan tersebut diduga merupakan celurit yang baru saja dibeli korban melalui transaksi COD.

Akibat luka bacok yang cukup parah, AF langsung dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis. Rekan-rekannya berupaya membawa korban menuju RSUD Bayu Asih Purwakarta.

Namun nahas, nyawa remaja tersebut tidak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit akibat luka serius yang dideritanya.

Kabar meninggalnya AF sontak membuat suasana haru menyelimuti kamar jenazah RSUD Bayu Asih Purwakarta. Tangis keluarga pecah saat mengetahui korban meninggal secara tragis di usia yang masih sangat muda.

Pihak keluarga mengaku tidak mengetahui siapa pelaku yang melakukan penyerangan maupun motif di balik aksi pembacokan tersebut. Mereka berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini dan menangkap seluruh pelaku yang terlibat.

“Kami berharap pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar salah seorang anggota keluarga korban.

Sementara itu, aparat kepolisian yang menangani kasus ini langsung melakukan penyelidikan intensif. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk membantu mengungkap kronologi lengkap kejadian.

Selain memeriksa saksi, petugas juga mengumpulkan berbagai barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat proses penyelidikan sekaligus memastikan seluruh rangkaian peristiwa dapat terungkap secara jelas.

Dari hasil pengembangan sementara, polisi disebut telah mengantongi identitas para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan tersebut. Saat ini tim kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku.

Penyidik juga masih mendalami motif di balik penyerangan yang menyebabkan hilangnya nyawa seorang remaja tersebut. Berbagai kemungkinan masih terus ditelusuri, termasuk hubungan antara transaksi pembelian senjata tajam yang dilakukan korban sebelum kejadian. (King)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *