BTN Gandeng Pemkot Padang, Tak Cuma KPR Kini Garap Digitalisasi Layanan Publik hingga UMKM

3 menit membaca View : 41
King Nugraha
Headline, Nasional - 10 Agu 2026

HALO PURWAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas kerja sama dengan Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat. Tak hanya fokus pada pembiayaan perumahan melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR), BTN kini membidik digitalisasi layanan publik, pengelolaan keuangan daerah, pengembangan UMKM hingga sektor kesehatan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi bisnis Beyond Mortgage yang tengah dijalankan BTN. Perseroan ingin memperluas peran dari sekadar penyedia pembiayaan rumah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, kolaborasi dengan Pemkot Padang membuka peluang pengembangan ekosistem layanan perbankan yang lebih luas dan terintegrasi.

“Kami ingin bergerak lebih luas. Bukan hanya sebagai bank penyedia pembiayaan rumah, tetapi menjadi mitra strategis pemerintah daerah,” kata Nixon saat Penandatanganan Kesepakatan Bersama BTN dengan Pemerintah Kota Padang di Balai Kota Padang, Senin (10/8).

Menurut Nixon, Kota Padang memiliki posisi penting sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Barat sekaligus pusat pemerintahan, perdagangan, jasa, pendidikan, dan pariwisata. Potensi tersebut didukung sektor UMKM, ekonomi kreatif, kuliner, hingga budaya Minangkabau yang terus berkembang.

BTN sendiri memiliki fondasi yang kuat di sektor perumahan Kota Padang. Pangsa pasar atau market share Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BTN di daerah tersebut mencapai sekitar 44 persen. Perseroan juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai pengembang untuk menyediakan pilihan hunian bagi masyarakat.

Capaian itu menjadi modal bagi BTN untuk memperluas sinergi dengan Pemerintah Kota Padang, khususnya dalam mendukung kebutuhan perumahan aparatur sipil negara (ASN).

BTN akan menghubungkan kebutuhan hunian ASN dengan ketersediaan rumah dari developer mitra yang didukung berbagai skema pembiayaan. Tidak hanya itu, BTN juga akan memberikan edukasi mengenai perencanaan kepemilikan rumah agar masyarakat dapat memilih hunian sesuai kemampuan finansialnya.

“Kepemilikan rumah merupakan bagian penting dari kesejahteraan ASN. Rumah bukan hanya aset, tetapi tempat keluarga tumbuh, anak-anak belajar, dan keluarga membangun masa depan,” ujarnya.

Selain sektor perumahan, kerja sama BTN dan Pemkot Padang juga mencakup pengelolaan keuangan daerah. Bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), BTN membuka peluang kolaborasi dalam pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), layanan transaksi perbankan, hingga digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Sementara dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, BTN akan mendukung pengembangan hunian dan rumah susun serta menghadirkan berbagai solusi perbankan yang dapat memperkuat ekosistem perumahan di Kota Padang.

Kolaborasi juga menyasar sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). BTN akan memperluas akses pembiayaan, layanan transaksi, serta digitalisasi usaha guna meningkatkan daya saing para pelaku UMKM.

“Langkah tersebut diharapkan mendorong pelaku UMKM tumbuh dan naik kelas,” kata Nixon.

Di sektor kesehatan, BTN menjajaki kerja sama dengan RSUD dr. Rasidin Padang. Kolaborasi tersebut meliputi digitalisasi penerimaan rumah sakit, pengembangan kanal pembayaran, hingga modernisasi pengelolaan keuangan rumah sakit.

Nixon menegaskan kesepakatan bersama ini bukan akhir dari kerja sama, melainkan awal dari kemitraan yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Membangun rumah bukan hanya membangun sebuah bangunan. Membangun rumah adalah membangun keluarga. Dan ketika kita membangun keluarga, sesungguhnya kita sedang membangun masa depan Kota Padang,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menyambut baik kolaborasi yang terjalin antara BTN dan Pemerintah Kota Padang. Menurutnya, kerja sama tersebut dapat mendukung berbagai program prioritas daerah, termasuk pembangunan sektor perumahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Kerja sama dengan BTN di bidang pembangunan, khususnya perumahan, saya rasa sangat penting. Agar masyarakat lebih mudah menjangkau akses terhadap kepemilikan rumah dengan pelayanan yang lebih mutakhir dan up to date,” kata Fadly.

Ia menambahkan, modernisasi layanan yang dimiliki BTN juga dapat membantu pemerintah daerah meningkatkan tata kelola yang lebih tertata, aman, dan efisien.

“Dengan modernisasi BTN tentu membantu tata kelola lebih rapi, terjaga, dan efisien. Itu yang menjadi prioritas kami,” pungkasnya. (Ega Nugraha)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *