
HALO PURWAKARTA – Warga Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, mengungkap adanya kejadian yang diduga memiliki pola serupa dengan kasus tamu tak dikenal yang sebelumnya mendatangi rumah warga dan menyasar penghuni lanjut usia.
Kali ini, seorang warga bernama Namirah menceritakan pengalaman yang dialaminya pada 15 Juli 2026 lalu kepada Halo Purwakarta.
Peristiwa tersebut terjadi di rumahnya yang berada di Jalan Ibrahim Singadilaga, Kelurahan Nagri Kaler, tepat di sekitar kawasan yang berseberangan dengan salah satu restoran dan berada di dekat kantor notaris.
Menurut Namirah, saat kejadian terdapat dua orang yang datang ke rumahnya. Salah seorang disebut mengajak ibunya yang sudah lanjut usia berbincang, sementara satu orang lainnya diduga masuk ke dalam rumah.
Situasi tersebut baru terhenti ketika keponakan Namirah pulang sekolah dan masuk ke rumah.
“Yang ngajak ngobrol mamah teriak-teriak, ‘De… de…’,” ujar Namirah saat menceritakan kejadian tersebut kepada Halo Purwakarta.
Ia mengatakan, rekaman CCTV di sekitar rumah turut merekam momen ketika kedua orang tersebut meninggalkan lokasi setelah mengetahui ada anggota keluarga yang datang.
Beruntung, menurut keterangan Namirah, tidak ada barang yang hilang dalam kejadian tersebut.
Namun, ia menilai pola kedatangan kedua orang itu memiliki kemiripan dengan kejadian yang sebelumnya terjadi di kawasan H. Iming, Nagri Kaler, di mana sebuah keluarga lanjut usia diduga kehilangan uang tunai lebih dari Rp30 juta serta emas puluhan gram setelah kedatangan sejumlah orang tak dikenal.
Namirah menyebut kedua kejadian tersebut sama-sama melibatkan orang yang datang ke rumah dan salah satu di antaranya mengajak lansia berbincang.
“Ngincer lansia,” kata Namirah.
Kekhawatiran warga semakin bertambah setelah beberapa hari terakhir ia mengaku melihat dua sepeda motor yang beberapa kali melintas atau bolak-balik ketika ibunya sedang menerima tamu.
Namirah bahkan menduga salah seorang pengendara memiliki bentuk tubuh yang mirip dengan orang yang sebelumnya masuk ke rumahnya. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Karena itu, ia berharap rekaman CCTV yang dimiliki warga maupun rekaman dari lokasi sekitar H. Iming dapat diperiksa pihak kepolisian untuk mengetahui apakah terdapat keterkaitan antara kejadian tersebut.
“Sekalian info ke polisi, kali saja CCTV yang di H. Iming tidak jelas, bisa lihat bentuk pelakunya,” ujarnya.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki anggota lanjut usia, agar tidak sembarangan memberikan akses kepada orang yang tidak dikenal.
Warga juga diminta memperhatikan setiap aktivitas mencurigakan di sekitar rumah serta menyimpan rekaman CCTV apabila menemukan orang yang dianggap mencurigakan. (Ega Nugraha)


Tidak ada komentar