Om Zein Geram! Proyek Hotmix Jalan di Citalang Dikerjakan Asal-asalan, Baru Selesai Sudah Mengelupas

2 menit membaca View : 116
King Nugraha
Headline, Peristiwa - 31 Agu 2026

HALO PURWAKARTA – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein menunjukkan kekecewaannya saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek jalan hotmix di Desa Citalang, Purwakarta Purwakarta, Senin 31 Agustus 2026.

Dalam sidak tersebut, Om Zein menemukan kondisi jalan yang baru selesai dihotmix namun diduga memiliki kualitas pekerjaan yang jauh dari harapan. Bahkan, lapisan aspal disebut mudah terkelupas hanya dengan dikorek menggunakan tangan.

“Bagus nggak hotmix begini? Nggak bakalan benar. Ini besok juga coplok lagi,” ujar Om Zein saat meninjau langsung kondisi jalan tersebut.

Selain menyoroti kualitas pekerjaan, Om Zein juga mengkritik perencanaan proyek yang dinilai tidak berdasarkan kondisi eksisting di lapangan. Menurutnya, pembangunan jalan tidak boleh dilakukan setengah-setengah karena justru berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran.

Ia mempertanyakan mengapa masih ada ruas jalan yang tersisa dan belum dituntaskan dalam satu perencanaan pekerjaan. Padahal, sisa ruas yang belum dikerjakan hanya sekitar 170 meter.

“Kalau ada satu lokasi yang harus dibangun, tuntaskan sekalian. Jangan sedikit-sedikit, lalu tahun depan kembali lagi ke lokasi yang sama. Itu dua kali perencanaan, dua kali kontrak, dua kali pengawasan. Itu pemborosan,” tegasnya.

Om Zein menilai pola pembangunan yang dilakukan secara bertahap tanpa perencanaan matang membuat pekerjaan tidak pernah benar-benar selesai. Akibatnya, pemerintah harus terus kembali ke lokasi yang sama untuk melakukan perbaikan maupun penyelesaian pekerjaan.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti keberadaan saluran air di sekitar lokasi yang belum ditangani secara optimal. Menurutnya, pembangunan jalan harus disertai dengan penyelesaian bangunan pelengkap agar hasilnya lebih maksimal dan memiliki umur pakai yang lebih panjang.

“Kalau ketemu kondisi seperti ini, saluran airnya harus dibereskan dulu. Jangan hanya hotmix saja, bangunan pelengkapnya juga harus selesai,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Om Zein juga mempertanyakan ketebalan lapisan hotmix yang berdasarkan spesifikasi disebut mencapai 3 sentimeter. Namun setelah diperiksa di lapangan, ia menduga ketebalan aktual jauh di bawah standar yang ditetapkan.

“Speknya tiga senti, tapi yang terlihat mungkin hanya sekitar satu senti. Dikorek sedikit langsung copot,” ujarnya.

Om Zein menegaskan bahwa setiap rupiah yang digunakan untuk pembangunan berasal dari uang rakyat yang diperoleh dengan susah payah. Karena itu, seluruh pekerjaan infrastruktur harus dilaksanakan dengan perencanaan yang matang, tepat sasaran, dan dikerjakan sesuai standar kualitas.

“Kita mencari uang untuk pembangunan tidak mudah. Karena itu penggunaannya harus tepat sasaran, penuh perencanaan, dan jangan dikerjakan asal-asalan,” tegasnya.

Temuan tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk memastikan kualitas pekerjaan infrastruktur yang dibiayai anggaran daerah benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. (Ega Nugraha)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
📢 Pengaduan HaloPWK
Halo Admin HaloPWK 👋
● Siap menerima pengaduan
Halo! 👋
Punya informasi, keluhan, atau pengaduan seputar Purwakarta? Silakan hubungi Admin HaloPWK melalui WhatsApp.
💬 Mulai Chat WhatsApp
Pengaduan HaloPWK