Didukung Danantara, BTN Salurkan Rumah Subsidi Terbanyak di Indonesia

3 menit membaca View : 86
King Nugraha
Headline, Nasional - 31 Jul 2026

HALO PURWAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (BTN) kembali menunjukkan perannya sebagai bank penyalur rumah subsidi terbesar di Indonesia. Hal itu terlihat dalam kegiatan akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi FLPP yang digelar BP Tapera bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 30.203 debitur BTN mengikuti akad kredit secara langsung maupun daring dari berbagai daerah di Indonesia. Jumlah itu menjadi yang terbesar dibandingkan bank penyalur lainnya.

Secara keseluruhan, akad massal kali ini diikuti 62.710 debitur KPR subsidi FLPP. Sebanyak 200 peserta hadir langsung di lokasi acara, sedangkan sisanya mengikuti secara daring dari berbagai wilayah.

Acara ini digelar serentak di 130 titik yang tersebar di 372 kabupaten dan kota pada 36 provinsi di Indonesia.

Presiden RI Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan bahwa rumah merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus diperjuangkan pemenuhannya.

Karena itu, pemerintah mendorong semua pihak, mulai dari perbankan, pengembang hingga lembaga pembiayaan, untuk bekerja sama menyediakan rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan keberhasilan BTN menjadi penyalur terbesar dalam akad massal tersebut merupakan hasil kolaborasi banyak pihak, termasuk dukungan Danantara Indonesia.

Menurut Nixon, sinergi yang kuat antara pemerintah, BP Tapera, perbankan, dan pengembang membuat semakin banyak masyarakat bisa mendapatkan akses pembiayaan rumah.

“Kolaborasi yang baik membuat layanan pembiayaan rumah semakin luas dan mudah dijangkau masyarakat,” ujar Nixon.

Ia menambahkan, tingginya jumlah debitur BTN dalam akad massal ini menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap rumah yang layak masih sangat besar.

Karena itu, BTN berkomitmen terus mempercepat layanan dan memperluas akses pembiayaan agar semakin banyak keluarga Indonesia bisa memiliki rumah pertama.

Data BP Tapera mencatat hingga 29 Juli 2026, penyaluran FLPP secara nasional telah mencapai 118.756 unit rumah dengan nilai pembiayaan sekitar Rp14,76 triliun melalui 43 bank penyalur.

Sementara berdasarkan data Kementerian PKP, BTN telah menyalurkan 55.766 unit KPR FLPP hingga akhir Juli 2026. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi di antara bank-bank Himbara.

Di sisi lain, PT Bank Syariah Nasional (BSN) telah menyalurkan 28.282 unit rumah subsidi.

Jika digabungkan, BTN dan BSN telah membantu pembiayaan 84.048 unit rumah subsidi melalui layanan konvensional maupun syariah.

Salah satu penerima manfaat program ini adalah Sutam Sapto Wibowo, seorang pengemudi ojek online asal Bantul, Yogyakarta.

Sutam berhasil memiliki rumah dengan cicilan sekitar Rp1,05 juta per bulan. Ia menjadi salah satu penerima kunci rumah secara simbolis dalam acara tersebut.

Selain pengemudi ojek online, penerima rumah subsidi juga berasal dari berbagai profesi seperti guru, perawat, pedagang, buruh, pemuka agama, anggota TNI dan Polri, hingga pelaku usaha kecil.

Tidak hanya membantu masyarakat membeli rumah, BTN juga mendukung pembangunan rumah melalui Kredit Program Perumahan (KPP).

Program ini memberikan pembiayaan kepada pengembang, kontraktor, toko bahan bangunan, dan pelaku usaha lainnya yang terlibat dalam pembangunan perumahan.

Hingga 29 Juli 2026, realisasi KPP BTN tercatat mencapai sekitar Rp4,39 triliun.

BTN juga menghadirkan layanan digital balé Properti yang memudahkan masyarakat mencari rumah sesuai kebutuhan. Melalui platform tersebut, masyarakat bisa melihat pilihan rumah, harga, lokasi, simulasi cicilan hingga mengajukan KPR secara online.

Nixon menegaskan, tujuan utama BTN bukan sekadar menjadi penyalur terbesar, tetapi membantu lebih banyak keluarga Indonesia memiliki rumah yang layak dan terjangkau.

“Kami ingin semakin banyak masyarakat bisa memiliki rumah pertama dengan proses yang mudah dan pembiayaan yang terjangkau,” pungkasnya. (Ega Nugraha)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *