PWI Purwakarta Keliling Lapas, Cek Peternakan hingga Kebun Melon, Semua Layanan Gratis!

3 menit membaca View : 9
Lalan Nugraha
Headline - 05 Nov 2026

HALO PURWAKARTA – Tanaman melon, anggur, hingga peternakan ayam yang menghasilkan ratusan butir telur setiap hari menjadi bagian dari aktivitas pembinaan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwakarta.

Hal tersebut terlihat saat Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Purwakarta, Adi Kurniawan Tarigan, bersama sejumlah jajaran pengurus berkesempatan mengunjungi dan berkeliling melihat langsung berbagai fasilitas serta aktivitas pembinaan di dalam lapas, Kamis (5/11/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Adi mengingatkan bahwa seluruh pelayanan di Lapas Purwakarta harus berjalan secara transparan dan diberikan secara gratis. Dia meminta masyarakat maupun keluarga warga binaan tidak segan melaporkan apabila menemukan praktik pungutan liar (pungli).

Menurutnya, keterbukaan informasi dan pelayanan tanpa pungutan menjadi hal penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemasyarakatan.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Purwakarta, Mizam Muhami, mengatakan kunjungan tersebut berlangsung bersamaan dengan kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) ke-2.

Dalam kegiatan itu, pihaknya membagikan bantuan sosial kepada keluarga warga binaan serta masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan lapas. Selain itu, digelar pula pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian paket sembako.

“Hari ini kami membagikan paket bantuan sosial kepada 20 warga binaan bersama keluarganya, sekaligus kepada masyarakat di lingkungan lapas,” kata Mizam.

Dia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan agenda kepedulian sosial jajaran pemasyarakatan untuk mempererat hubungan dengan warga binaan, keluarga, serta masyarakat sekitar.

Mizam berharap melalui berbagai kegiatan tersebut, warga binaan dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih baik dan memiliki bekal keterampilan ketika kembali ke tengah masyarakat.

Tak hanya pembinaan keagamaan melalui kegiatan rutin Jumat Berkah, Lapas Purwakarta juga menyediakan sejumlah program pengembangan keterampilan bagi warga binaan.

Beberapa di antaranya meliputi kegiatan memasak untuk memenuhi kebutuhan makanan warga binaan, barber shop, pembuatan makanan ringan, hingga pelatihan menjahit melalui fasilitas konveksi.

Di sektor peternakan, warga binaan bahkan telah mampu mengelola peternakan ayam yang menghasilkan sekitar 150 butir telur per hari.

Selain itu, terdapat kegiatan perikanan serta budidaya tanaman produktif, mulai dari melon, anggur hingga berbagai jenis sayuran. Seluruh kegiatan tersebut dijalankan dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di lingkungan lapas.

“Potensi dan bakat warga binaan kita salurkan melalui berbagai kegiatan. Ada barber shop, kuliner, tailor atau konveksi, peternakan yang sudah menghasilkan 150 butir telur per hari, perikanan, serta tanaman buah melon, anggur dan sayuran,” jelasnya.

Di sisi lain, Mizam mengakui Lapas Kelas IIB Purwakarta masih menghadapi persoalan keterbatasan lahan dan kapasitas hunian yang telah melebihi daya tampung.

Karena itu, pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Purwakarta dapat memberikan solusi, termasuk dukungan untuk peningkatan kelas lapas agar kapasitas dan fasilitas pelayanan dapat lebih memadai.

“Kendala kami saat ini salah satunya lokasi yang sudah tidak memadai dan daya tampung lapas yang sudah melebihi kapasitas. Kami berharap Pemerintah Daerah Purwakarta bisa memberikan solusi untuk meningkatkan kelas lapas,” pungkasnya. (Ega Nugraha)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
📢 Pengaduan HaloPWK
Halo Admin HaloPWK 👋
● Siap menerima pengaduan
Halo! 👋
Punya informasi, keluhan, atau pengaduan seputar Purwakarta? Silakan hubungi Admin HaloPWK melalui WhatsApp.
💬 Mulai Chat WhatsApp
Pengaduan HaloPWK