
HaloPWK, BANDUNG — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi besar-besaran terhadap sejumlah perwira menengah (pamen) di lingkungan Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar).
Salah satu posisi yang mengalami pergantian adalah Kapolresta Bandung. Jabatan tersebut kini dipercayakan kepada Kombes Pol Tri Suhartanto.
Mutasi tersebut tertuang dalam tiga Surat Telegram Kapolri tertanggal Minggu, 30 Agustus 2026, masing-masing bernomor ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026.
Tri Suhartanto sebelumnya menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Madya TK III Kortastipidkor Polri. Ia menggantikan Kombes Pol Aldi Subartono, yang selanjutnya menjalani pendidikan Sespimti Dikreg ke-36 T.A. 2026.
Selain pergantian Kapolresta Bandung, rotasi juga terjadi di sejumlah posisi strategis Polda Jabar.
Jabatan Kabid Propam Polda Jabar kini diisi Kombes Pol Mochamad Yoris Maulana Yusuf menggantikan Kombes Pol Adiwijaya.
Sementara posisi Kabidkum dipercayakan kepada Kombes Pol Sri Damar Alam dan Kabidkeu dijabat Kombes Pol Erwin Fardiansyah Tossin.
Di jajaran direktorat operasional, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso ditunjuk sebagai Dirreskrimsus Polda Jabar menggantikan Kombes Pol Wirdharto Hadicaksono yang juga mengikuti pendidikan Sespimti.
Kemudian, posisi Dirpamobvit Polda Jabar ditempati Kombes Pol Wahid Kurniawan, sedangkan jabatan Dirpolairud dipercayakan kepada Kombes Pol R Djarot Agung Riadi.
Rotasi juga menyentuh sejumlah perwira yang mendapat promosi ke luar wilayah Jawa Barat.
AKBP Putu Hendra Binangkari, yang sebelumnya menjabat Wakapolresta Bandung, dipromosikan menjadi Dirreskrimsus Polda Sulawesi Tengah.
Sementara AKBP Hudi Arif, yang sebelumnya menjabat Kasatlantas Polrestabes Bandung, dipercaya menjadi Kapolres Tanggamus.
Adapun AKBP Arwansa dipromosikan menjadi Kapolres Tana Toraja dan AKBP Hotmartua Ambarita dipercaya memimpin Polres Tebing Tinggi.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, rotasi tersebut merupakan bagian dari strategi organisasi untuk melakukan penyegaran sekaligus meningkatkan profesionalisme personel.
“Pembinaan karier yang terarah dan objektif bagi personel. Menghindari kejenuhan bekerja atau potensi penyalahgunaan wewenang. Kebutuhan administratif dan penyesuaian dengan tantangan keamanan yang dinamis,” kata Hendra melalui pesan singkat.
Dengan rotasi tersebut, pergantian sejumlah posisi strategis diharapkan dapat memperkuat kinerja kepolisian sekaligus meningkatkan pelayanan dan respons terhadap dinamika keamanan di wilayah hukum masing-masing. (HaloPWK)


Tidak ada komentar