Kanaya Pulang, Kirana Datang? Talenta Purwakarta Diusulkan Jadi Penerus EMKA 9

3 menit membaca View : 171
Lalan Nugraha
Headline - 13 Sep 2026

HALO PURWAKARTA — Kabar duka datang dari dunia tarik suara Jawa Barat. Kanaya Whu, vokalis grup EMKA 9, dikabarkan meninggal dunia dan telah dimakamkan di Tasikmalaya.

Kabar kepergian Kanaya turut disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melalui akun media sosialnya.

Kepergian Kanaya pun menyisakan duka, khususnya bagi masyarakat Purwakarta yang mengenal perjalanan karier almarhumah sejak masih muda.

Kanaya diketahui tumbuh dan mengasah bakat bernyanyinya di Purwakarta. Namanya mulai mencuri perhatian setelah meraih juara dua dalam kejuaraan All Star Singers yang digelar HAPMI Purwakarta pada 2007.

Bakat tersebut kemudian mengantarkan Kanaya bergabung dengan EMKA 9. Publik yang lebih luas juga mengenalnya saat membawakan lagu “Rindu Purnama”, karya Dedi Mulyadi, yang sempat ramai diperbincangkan.

Kepergian Kanaya kini memunculkan wacana baru. Sejumlah tokoh Purwakarta mendorong agar estafet talenta tersebut diteruskan oleh penyanyi muda asal Purwakarta lainnya.

Founder Bela Purwakarta, Aa Komara, mengusulkan nama Kirana Putri Anandita, warga Kecamatan Campaka yang pernah membawa nama Purwakarta ke panggung nasional setelah berhasil menembus babak final Indonesian Idol 2021.

“Saya mengenal Kanaya sebagai sosok muda yang berbakat sejak almarhumah mengikuti kontes kejuaraan menyanyi yang diselenggarakan HAPMI Purwakarta. Talentanya memang luar biasa. Semoga almarhumah ditempatkan di tempat yang terindah di sisi-Nya,” ujar Aa Komara.

Menurutnya, Kirana dinilai memiliki rekam jejak dan potensi yang layak untuk mendapat ruang lebih besar di dunia tarik suara.

“Sebagai penerus Kanaya di EMKA 9, kami merekomendasikan agar KDM merekrut Kirana Putri Anandita,” ungkapnya.

Dengan demikian, lanjutnya, keberlangsungan talenta Purwakarta yang pernah berprestasi di dunia tarik suara mendapat saluran yang tepat dan terberdayakan secara berkelanjutan,.

Usulan tersebut juga mendapat dukungan Ketua KPAI Kabupaten Purwakarta, Dandi Prima Kusumah.

Dandi menyampaikan duka atas meninggalnya Kanaya sekaligus menilai Kirana berpotensi menjadi penerus yang tepat.

“Saya turut berduka cita atas wafatnya Kanaya, salah satu talenta kebanggaan Purwakarta. Saya sependapat dengan usulan Kang Aa Komara, kiranya Kirana berpotensi menjadi penerus Kanaya di EMKA 9,” ujar Dandi.

Menurut Dandi, keberlanjutan karier talenta muda seperti Kirana penting agar prestasi yang telah diraih tidak berhenti begitu saja.

Hal ini sangat baik dalam konteks menjaga keberlangsungan potensi generasi muda yang telah menunjukkan prestasinya.

“Ini dapat memotivasi anak-anak Purwakarta untuk fokus ke dunia prestasi dan ada barometer bahwa setiap prestasi mereka akan memiliki prospek positif bagi pengembangan karier profesional di masa depan,” katanya.

Kini, publik tentu menunggu apakah wacana “Kanaya Pulang, Kirana Datang” tersebut bakal benar-benar menjadi kenyataan.

Yang jelas, Purwakarta kembali menunjukkan bahwa talenta di dunia tarik suara tidak pernah kehabisan generasi. Tinggal bagaimana potensi itu terus diberi panggung dan ruang untuk berkembang.

Lalan/HaloPWK

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
📢 Pengaduan HaloPWK
Halo Admin HaloPWK 👋
● Siap menerima pengaduan
Halo! 👋
Punya informasi, keluhan, atau pengaduan seputar Purwakarta? Silakan hubungi Admin HaloPWK melalui WhatsApp.
💬 Mulai Chat WhatsApp
Pengaduan HaloPWK