BTN Dapat Tambahan Dana Pemerintah, Kredit Perumahan Siap Digenjot

2 menit membaca View : 69
King Nugraha
Headline, Nasional - 30 Jun 2026

HALO PURWAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN kembali mendapat kepercayaan dari pemerintah melalui tambahan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL). Tambahan dana tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkuat likuiditas bank sekaligus meningkatkan penyaluran kredit ke berbagai sektor produktif.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, mengatakan penempatan dana SAL menjadi dukungan penting bagi perseroan dalam menjaga kondisi likuiditas tetap kuat di tengah tantangan ekonomi yang masih dinamis.

Menurutnya, likuiditas yang sehat akan membantu BTN menjalankan fungsi intermediasi perbankan secara optimal, termasuk memperluas penyaluran kredit yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Keuangan atas kepercayaan yang diberikan kepada BTN. Dana SAL ini tidak hanya memperkuat likuiditas perusahaan, tetapi juga menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan penyaluran kredit secara terukur dan berkelanjutan,” kata Nixon dalam keterangannya, Selasa (30/6).

Sementara itu, Direktur Treasury & International Banking BTN, Venda Yuniarti, menjelaskan bahwa tambahan dana tersebut memberi ruang lebih besar bagi BTN untuk menyalurkan pembiayaan ke sektor-sektor yang memiliki dampak luas terhadap perekonomian.

Salah satu fokus utama penyaluran kredit tetap berada di sektor perumahan yang selama ini menjadi bisnis inti BTN. Sektor ini dinilai memiliki efek berganda karena mampu mendorong pertumbuhan industri pendukung dan membuka lapangan pekerjaan.

“Tugas kami adalah memastikan likuiditas yang tersedia dapat disalurkan secara efektif ke sektor riil. Dengan dukungan dana SAL ini, kami optimistis BTN dapat ikut menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan kredit yang berkualitas,” ujar Venda.

Ia menambahkan, pengelolaan dana SAL akan tetap dilakukan dengan prinsip kehati-hatian atau prudential banking. Langkah tersebut penting untuk menjaga efisiensi operasional perusahaan, meningkatkan daya saing, dan memastikan pembiayaan yang diberikan tepat sasaran.

Dengan tambahan dana dari pemerintah tersebut, BTN berharap dapat semakin aktif mendukung pembiayaan sektor perumahan dan berbagai sektor produktif lainnya yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. (Ega Nugraha)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *