
TANGERANG — Jangan lihat tim lapis kedua lalu mengira bakal main santai. Kadita Putri Purwakarta (Akademi Persipo Putri) justru kembali menunjukkan taringnya pada laga ketiga Liga Sepakbola JIS dan BSJ United Soccer, Sabtu (29/8/2026).
Bermain di Lapangan Sepakbola British School Jakarta (BSJ), Tangerang, Kadita Putri menggulung Astam FC Jakarta 7-1.
Yang bikin menarik, kemenangan telak ini diraih saat tim menurunkan sejumlah pemain lapis kedua. Artinya, pemain cadangan pun ternyata bukan sekadar pelengkap daftar pemain.
Babak pertama berlangsung cukup ketat. Para pemain muda Kadita Putri mampu mengimbangi permainan Astam FC. Rara, Syafira, Wulan dan Fira tampil disiplin menjaga pertahanan.
Kadita Putri kemudian unggul 2-1 lewat gol Retno dan Khaira. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Masuk babak kedua, Coach Johanes Bojo bersama Dadang melakukan perubahan dengan memasukkan Nayra, Ira, Retno, Fuji dan Geisa.
Hasilnya? Permainan Kadita Putri berubah dari serius menjadi serius-serius amat buat Astam FC.
Serangan semakin deras. Gol pun mulai berdatangan.
Wulan menjadi mimpi buruk lini belakang Astam FC setelah mencetak tiga gol alias hattrick. Retno dan Fuji ikut menyumbangkan gol.
Peluit panjang berbunyi. Papan skor menunjukkan angka yang cukup bikin salah satu tim mungkin perlu memastikan lagi apakah pertandingan benar-benar sudah selesai.
Kemenangan ini menjadi kemenangan ketiga Kadita Putri secara beruntun. Dari tiga pertandingan, mereka mengoleksi 9 poin, mencetak 17 gol dan hanya kebobolan dua gol.
Catatan tersebut membuat Kadita Putri untuk sementara bertengger di posisi pertama klasemen.
Ketua Akademi Persipo Putri, M. Syaepul Wahyudin, mengaku bersyukur atas penampilan anak-anak asuhnya.
“Alhamdulillah, tim Akademi Persipo Putri berhasil meraih kemenangan dalam tiga laga Liga JIS dan BSJ,” ujarnya.
Namun, Syaepul tidak ingin tim cepat puas. Sebab, masih ada empat pertandingan yang harus dijalani dengan lawan-lawan yang juga tidak bisa dianggap enteng.
“Masih menyisakan empat pertandingan lagi. Kami menghadapi lawan-lawan yang tidak mudah seperti Al Star, JIS dan tim lainnya,” katanya.
Ia juga berharap ada dukungan dan rezeki agar para pemain muda Kadita Putri bisa kembali bertanding di Tangerang dan Jakarta.
“Mudah-mudahan untuk empat laga berikutnya ada rezekinya untuk anak-anak Akademi Persipo Putri berangkat ke Tangerang dan Jakarta,” tuturnya.
Tiga laga, sembilan poin, 17 gol. Kadita Putri bukan cuma datang untuk ikut liga mereka datang sambil membawa ambisi menguasai klasemen. (Asy)


Tidak ada komentar