
HALO PURWAKARTA – Kabar duka menyelimuti keluarga Naufal Faeyza Rafardhan, anak berusia 4 tahun yang meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di dua rumah sakit di Kabupaten Purwakarta.
Naufal disebut meninggal dunia pada Rabu (23/9/2026) malam sekitar pukul 20.26 WIB. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di kawasan Maracang, Kecamatan Babakan Cikao, tepatnya di Jalan Baru, sekitar depan Cangkir Coffee.
Berdasarkan penuturan keluarga kepada Halo Purwakarta, kondisi Naufal sebelumnya mengalami demam dan batuk.
Keluarga kemudian membawanya ke RS Asri Purwakarta untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, menurut keluarga, saat itu pihak rumah sakit menyampaikan bahwa ruang atau fasilitas untuk pasien yang dibutuhkan sedang penuh.
Namun anehnya, keluarga kemudian mendapat tawaran lewat layanan umum dengan biaya sekitar Rp1,5 juta dan akhirnya memutuskan menjalani perawatan.
Setelah sekitar dua hari menjalani perawatan, Naufal disebut diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah tidak mengalami demam.
Namun, pada malam harinya kondisi Naufal kembali memburuk. Ia mengalami demam hingga kejang sehingga keluarga kembali membawanya ke rumah sakit.
Menurut keterangan keluarga, saat itu pihak RS Asri menyampaikan bahwa terdapat keterbatasan alat untuk menangani kondisi Naufal dan kemudian mengarahkan agar pasien dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta.
Dalam kondisi sudah mengalami kejang dan tidak sadarkan diri, Naufal kemudian dibawa ke RSUD Bayu Asih.
Keluarga menyebut RSUD Bayu Asih memiliki fasilitas yang dibutuhkan untuk menangani kondisi tersebut.
Namun, kondisi Naufal disebut sudah sangat lemah dan tidak sadarkan diri sejak sekitar pukul 03.00 WIB.
Naufal kemudian mendapatkan tindakan medis, termasuk pemasangan selang dan tindakan operasi kecil. Meski telah mendapat penanganan, kondisi Naufal tidak kunjung membaik.
Hingga akhirnya, sekitar pukul 20.26 WIB, Naufal dinyatakan meninggal dunia.
Jenazah kemudian tiba di rumah duka sekitar pukul 21.20 WIB untuk selanjutnya dimakamkan oleh keluarga.
Keluarga berharap kejadian tersebut dapat menjadi perhatian, terutama terkait penanganan pasien anak dalam kondisi darurat serta ketersediaan fasilitas kesehatan yang dibutuhkan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak RS Asri maupun RSUD Bayu Asih terkait kronologi medis dan pelayanan terhadap almarhum Naufal. (Ega Nugraha)


Tidak ada komentar