
HALO PURWAKARTA – Polsek Campaka Polres Purwakarta mendatangi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Campaka 01 di Desa Campakasari, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (24/10/2026).
Kedatangan polisi tersebut untuk mengecek instalasi pengolahan air limbah (IPAL) menyusul keluhan warga terkait bau busuk yang diduga berasal dari limbah dapur tersebut.
Pengecekan dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB oleh jajaran Polsek Campaka. Langkah ini dilakukan setelah muncul pemberitaan di media sosial Halo PWK berjudul “Limbah SPPG Campaka 01 Dikeluhkan, Warga Resah dengan Bau Busuk”.
Berdasarkan laporan hasil pengecekan Polsek Campaka kepada Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, pihak mitra SPPG Campaka 01, Aif Padilah, menyampaikan bahwa perbaikan dan optimalisasi IPAL telah dilakukan sejak 5 September 2026. Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh PT Hydroterra Tech Solution berdasarkan surat perintah kerja (SPK).
Perbaikan dilakukan ketika dapur SPPG tidak beroperasi, yakni pada Sabtu dan Minggu.
Dalam pemeriksaan tersebut, diketahui air limbah dari dapur SPPG dialirkan menuju Sungai Ciherang melalui saluran air atau selokan milik warga. Sebelumnya, sempat terjadi rembesan pada saluran tersebut yang menyebabkan air meresap ke tanah dan dikhawatirkan memengaruhi air sumur bor warga.
Menurut keterangan dalam laporan kepolisian, kejadian rembesan tersebut berlangsung saat ada pekerjaan penggalian kabel PLN. Saluran yang mengalami masalah itu disebut telah diperbaiki oleh pihak PLN.
Sementara itu, Iwan selaku vendor menjelaskan bahwa biotank IPAL memiliki kapasitas tampung 3.000 liter dan disebut telah memenuhi standar yang dipersyaratkan.
Meski pekerjaan perbaikan IPAL telah selesai dan instalasi sudah kembali beroperasi, vendor mengakui saat ini terjadi kelebihan beban limbah. Kondisi tersebut menyebabkan endapan di dalam instalasi yang memicu munculnya aroma tidak sedap.
Penggunaan sabun cuci atau deterjen untuk membersihkan ompreng makanan disebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan endapan limbah tersebut.
Saat pengecekan dilakukan, pihak vendor menyampaikan bahwa proses pembersihan endapan dan perbaikan masih berlangsung. Selain itu, akan dipasang filter secara permanen untuk membantu mengurangi endapan dan menekan munculnya bau.
Pengecekan ini menjadi tindak lanjut atas keluhan yang beredar di masyarakat. Namun, efektivitas perbaikan IPAL dan pemasangan filter permanen masih perlu dipantau untuk memastikan persoalan bau limbah tidak kembali mengganggu warga di sekitar SPPG Campaka 01. (Ega Nugraha)


Tidak ada komentar