BTN Rombak 5 Posisi Direksi, Strategi Beyond Mortgage Makin Dikebut

4 menit membaca View : 34
Lalan Nugraha
Nasional - 05 Sep 2026

HaloPWK, JAKARTA — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melakukan penyegaran jajaran manajemen. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Menara BTN, Jakarta, Jumat (4/9/2026), pemegang saham menetapkan lima nama baru untuk mengisi posisi strategis di jajaran Direksi.

Perubahan ini menjadi bagian dari agenda regenerasi dan peremajaan pengelolaan BTN, sekaligus memperkuat langkah perseroan memasuki fase lanjutan transformasi bisnis dengan strategi Beyond Mortgage.

RUPSLB yang dipimpin Komisaris Utama BTN Suryo Utomo memutuskan pergantian lima dari 12 anggota Direksi. Sementara itu, susunan Dewan Komisaris BTN tetap tidak berubah.

Lima direktur yang diberhentikan dengan hormat yakni Direktur Finance & Strategy Nofry Rony Poetra, Direktur Human Capital & Compliance Eko Waluyo, Direktur Consumer Banking Hirwandi Gafar, Direktur Risk Management Setiyo Wibowo, serta Direktur Information Technology Tan Jacky Chen.

Sebagai penggantinya, RUPSLB mengangkat Adityo Kusumo sebagai Direktur Finance & Strategy, Wiwik Wahyuni sebagai Direktur Human Capital & Compliance, Johanes Barus sebagai Direktur Risk Management, Evita Barliana sebagai Direktur Consumer Banking, dan Gatot Prasetyo sebagai Direktur Information Technology.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menyebut perubahan tersebut sebagai bagian dari proses regenerasi untuk memperkuat kesiapan BTN menghadapi tantangan bisnis ke depan.

“Saya menangkap perubahan ini sebagai bagian dari upaya regenerasi dan peremajaan pengelolaan di Bank Tabungan Negara. Kami berterima kasih kepada pemegang saham dan menyambut Direksi baru yang akan bergabung dengan BTN,” ujar Nixon.

Menurut Nixon, jajaran baru membawa pengalaman yang beragam sehingga diharapkan mampu memperkuat kapasitas manajemen dalam menjalankan agenda transformasi.

Ia menilai regenerasi tersebut juga selaras dengan visi BTN untuk tidak hanya bertumpu pada bisnis pembiayaan perumahan, tetapi memperluas ekosistem layanan keuangan melalui strategi Beyond Mortgage.

“Banyak generasi muda yang menggantikan dan menurut saya sudah pas dengan visi BTN ke depan, yaitu Beyond Mortgage,” katanya.

Nixon berharap pengalaman para direktur baru dapat menjadi energi tambahan untuk mempercepat Transformasi BTN Jilid II, sekaligus mendorong penguatan BTN di sektor consumer banking.

Bawa Pengalaman dari Berbagai Sektor

Lima direktur baru BTN bukan nama baru di dunia profesional. Mereka memiliki rekam pengalaman di sejumlah perusahaan dan sektor strategis.

Adityo Kusumo sebelumnya menjabat Direktur Keuangan dan Investasi PT Mineral Industri Indonesia. Wiwik Wahyuni sebelumnya merupakan Senior Director Human Capital PT Danantara Asset Management.

Sementara Johanes Barus sebelumnya menjabat Direktur Manajemen Risiko PT Petrokimia Gresik.

Di sektor perbankan, Evita Barliana sebelumnya menjabat Head of Non Branch Channel Sharia PT Bank CIMB Niaga Sharia Indonesia. Adapun Gatot Prasetyo sebelumnya menduduki posisi SVP IT Application Support Group Head PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk.

Dengan kombinasi pengalaman tersebut, BTN berharap proses regenerasi tidak sekadar menjadi pergantian personel, tetapi mampu menghadirkan akselerasi dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan strategi bisnis.

Kinerja BTN Tetap Solid

Penyegaran manajemen dilakukan ketika kinerja BTN masih menunjukkan pertumbuhan positif.

Hingga Juni 2026, aset BTN tercatat mencapai Rp545,16 triliun, tumbuh 12,41 persen secara tahunan. Kredit dan pembiayaan juga meningkat 11,17 persen menjadi Rp418,11 triliun.

Sementara dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp433 triliun, tumbuh 6,55 persen secara tahunan.

Dari sisi profitabilitas, laba bersih BTN hingga Juni 2026 mencapai Rp2,41 triliun, atau melonjak 40,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja tersebut menjadi modal bagi jajaran manajemen baru untuk melanjutkan transformasi dan memperbesar kontribusi BTN terhadap perekonomian nasional, terutama melalui sektor perumahan dan pengembangan bisnis consumer banking.

“Kami berharap BTN ke depan jauh lebih baik dibandingkan dengan yang sudah dicapai sampai hari ini. Itu ekspektasi kami,” tutur Nixon.

Susunan Pengurus BTN Setelah RUPSLB

Dewan Komisaris:

  • Komisaris Utama: Suryo Utomo
  • Wakil Komisaris Utama: Endra Gunawan
  • Komisaris Independen: Panangian Simanungkalit
  • Komisaris Independen: Pietra Machreza Paloh
  • Komisaris Independen: Ida Nuryanti
  • Komisaris: Fahri Hamzah
  • Komisaris: Didyk Choiroel

Direksi:

  • Direktur Utama: Nixon L.P. Napitupulu
  • Wakil Direktur Utama: Oni Febriarto Rahardjo
  • Direktur Operations: I Nyoman Sugiri Yasa
  • Direktur Treasury & International Banking: Venda Yuniarti
  • Direktur Consumer Banking: Evita Barliana
  • Direktur Network & Retail Funding: Rully Setiawan
  • Direktur Corporate Banking: Helmy Afrisa Nugroho
  • Direktur Commercial Banking: Hermita
  • Direktur Finance & Strategy: Adityo Kusumo
  • Direktur Information Technology: Gatot Prasetyo
  • Direktur Risk Management: Johanes Barus
  • Direktur Human Capital & Compliance: Wiwik Wahyuni

Dengan komposisi baru tersebut, BTN memasuki babak berikutnya dengan target memperkuat bisnis inti perumahan sekaligus memperluas layanan keuangan melalui strategi Beyond Mortgage. (HaloPWK) 

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
📢 Pengaduan HaloPWK
Halo Admin HaloPWK 👋
● Siap menerima pengaduan
Halo! 👋
Punya informasi, keluhan, atau pengaduan seputar Purwakarta? Silakan hubungi Admin HaloPWK melalui WhatsApp.
💬 Mulai Chat WhatsApp
Pengaduan HaloPWK