BTN Siapkan Pembiayaan Rp3 Triliun untuk Perkuat Ekosistem Pangan ID FOOD

3 menit membaca View : 8
King Nugraha
INFO BTN - 01 Okt 2026

HALO PURWAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyiapkan pembiayaan hingga Rp3 triliun untuk mendukung penguatan ekosistem pangan BUMN Holding Pangan ID FOOD.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BTN dan ID FOOD terkait pemanfaatan jasa dan layanan perbankan serta pengembangan ekosistem pangan di Menara 2 BTN, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Melalui kerja sama ini, peran BTN tidak hanya sebagai mitra pembiayaan, tetapi diperluas menjadi transactional banking partner yang mendukung aktivitas bisnis ID FOOD, mulai dari transaksi, pembayaran, pengelolaan likuiditas hingga kebutuhan finansial mitra usaha.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, ID FOOD memiliki posisi strategis sebagai Holding BUMN Pangan karena perannya mencakup produksi, penyerapan hasil pertanian, peternakan dan perikanan, hingga pengolahan, perdagangan serta distribusi pangan.

“ID FOOD memiliki multiplier effect yang luas terhadap berbagai pelaku ekonomi. Mulai dari petani, peternak, nelayan, supplier, distributor, merchant UMKM, hingga konsumen,” kata Nixon.

Menurutnya, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan juga memiliki kontribusi penting terhadap perekonomian nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor tersebut berkontribusi 13,10 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Nixon menilai penguatan ekosistem pangan juga berkaitan dengan daya beli masyarakat dan stabilitas harga. Karena itu, BTN ingin mendukung ID FOOD melalui layanan perbankan yang lebih terintegrasi.

“Financing is only the beginning. BTN ingin melangkah lebih jauh, dari sekadar financing partner menjadi transactional banking partner,” ujarnya.

Layanan tersebut mencakup collection, payment, liquidity management hingga trade transaction, termasuk kebutuhan finansial pegawai dan mitra ID FOOD.

Salah satu ekosistem yang akan dikembangkan adalah Warung Pangan. BTN membuka peluang dukungan mulai dari pembayaran dan collection, transaksi supplier, kebutuhan finansial mitra hingga pembiayaan pelaku usaha dalam ekosistem tersebut.

Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo mengatakan, perluasan kerja sama dengan BTN diharapkan dapat mendukung kebutuhan bisnis dan transaksi di lingkungan ID FOOD Group.

Dalam kerja sama terbaru, BTN menyiapkan plafon pembiayaan hingga Rp3 triliun untuk mendukung berbagai aktivitas bisnis pangan, termasuk kebutuhan modal kerja dan pembiayaan pelaksanaan offtake komoditas pangan strategis.

“Dukungan pembiayaan ini penting bagi kami untuk memperkuat kemampuan offtake terhadap komoditas strategis seperti beras, gula, minyak goreng serta komoditas pangan lainnya,” kata Ghimoyo.

Kolaborasi BTN dan ID FOOD sendiri telah berlangsung sejak 2024. Saat itu, BTN menyediakan fasilitas pembiayaan untuk mendukung Program Bantuan Pangan Stunting yang dijalankan ID FOOD atas penugasan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Kerja sama kemudian berkembang pada 2025 untuk mendukung pengadaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) serta berbagai aktivitas bisnis pangan, antara lain beras, gula, garam, benih padi dan susu.

Sejak 2024, total fasilitas pembiayaan BTN yang telah terutilisasi dalam berbagai aktivitas ID FOOD Group disebut mencapai sekitar Rp5 triliun.

Selain pembiayaan, layanan BTN juga mulai digunakan dalam aktivitas internal perusahaan. Sekitar 1.600 rekening karyawan RNI, PPI, BGR Logistik dan Rajawali Nusindo telah menggunakan layanan payroll BTN.

Transformasi digital juga dilakukan melalui revitalisasi Kantin ID FOOD serta penggunaan pembayaran QRIS dalam ekosistem balé by BTN. (Ega Nugraha)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
📢 Pengaduan HaloPWK
Halo Admin HaloPWK 👋
● Siap menerima pengaduan
Halo! 👋
Punya informasi, keluhan, atau pengaduan seputar Purwakarta? Silakan hubungi Admin HaloPWK melalui WhatsApp.
💬 Mulai Chat WhatsApp
Pengaduan HaloPWK