Ada Lansia Miskin di Desa Cikeris Bojong Sudah Lama Tinggal di Rumah Ambruk, Kadesnya Kemana?

2 menit membaca View : 91
King Nugraha
Headline, Peristiwa - 21 Agu 2026

HALO PURWAKARTA – Di balik ramainya aktivitas warga di kawasan Pasar Adumanis, Desa Cikeris, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, tersimpan kisah pilu yang dialami Endang Suryana (60). Pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek itu harus bertahan hidup di rumah yang sebagian bangunannya telah ambruk dan hingga kini belum mendapat bantuan perbaikan.

Kondisi rumah tersebut disebut sudah berlangsung cukup lama. Sebagian bangunan utama roboh sehingga tidak lagi dapat ditempati. Dengan kemampuan ekonomi yang terbatas, Endang hanya mampu membangun satu kamar sederhana, dapur, dan kamar mandi di bagian belakang rumah sebagai tempat berteduh bersama keluarganya.

“Rumahnya sempat ambruk. Sekarang yang ditempati hanya sebagian bangunan di belakang yang sudah dibangun satu kamar, dapur, dan kamar mandi,” ujar salah seorang warga yang mengetahui kondisi keluarga tersebut, menghubungi Halo Purwakarta, Jumat 21 Agustus 2026.

Di usia yang tidak lagi muda, Endang harus berjuang memenuhi kebutuhan hidup keluarganya dari hasil menarik ojek. Penghasilannya yang tidak menentu digunakan untuk menghidupi tiga anak serta seorang anak yatim yang ikut berada dalam tanggungannya.

Keterbatasan ekonomi membuat perbaikan rumah menjadi sesuatu yang sulit diwujudkan. Sementara itu, bangunan yang rusak masih berdiri dengan kondisi memprihatinkan dan jauh dari kategori layak huni.

Warga sekitar mengaku prihatin karena kondisi tersebut sudah lama terjadi. Mereka menilai keluarga Endang layak mendapatkan perhatian dari pemerintah, baik di tingkat desa, kecamatan, maupun pemerintah daerah.

Rumah Endang berada di wilayah Pasar Adumanis, Jalan Wanayasa-Bojong, RT 01/RW 01, Desa Cikeris, Kecamatan Bojong. Lokasinya tidak jauh dari akses jalan yang biasa dilalui masyarakat.

Hingga kini, keluarga Endang masih menaruh harapan agar ada bantuan yang dapat meringankan beban mereka. Di tengah keterbatasan yang dihadapi setiap hari, mereka hanya ingin memiliki tempat tinggal yang aman dan layak untuk dihuni. (Ega Nugraha)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
📢 Pengaduan HaloPWK
Halo Admin HaloPWK 👋
● Siap menerima pengaduan
Halo! 👋
Punya informasi, keluhan, atau pengaduan seputar Purwakarta? Silakan hubungi Admin HaloPWK melalui WhatsApp.
💬 Mulai Chat WhatsApp
Pengaduan HaloPWK