Viral Warga SPBU Tegalrawa Hampir Ricuh Soal Pinjam APAR, Berakhir Damai di Polsek Cibatu

2 menit membaca View : 46
Lalan Nugraha
Headline - 06 Nov 2026

HALO PURWAKARTA – Sebuah video viral yang memperlihatkan ketegangan antara warga dan petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tegalrawa di Kecamatan Cibatu akhirnya menemukan titik terang.

Insiden yang hampir berujung kekerasan tersebut berhasil didamaikan melalui mediasi di Polsek Cibatu, setelah kedua belah pihak menyadari adanya kesalahpahaman.

Peristiwa bermula ketika warga setempat meminta bantuan meminjam Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dari SPBU untuk memadamkan api yang diduga muncul di sekitar lokasi.

Namun, permintaan tersebut ditolak oleh petugas SPBU karena alasan prosedur keamanan internal, yang memicu emosi spontanitas warga hingga terjadi keributan singkat.

Menindaklanjuti viralnya video tersebut, pihak kepolisian segera memanggil perwakilan warga dan manajemen SPBU untuk klarifikasi.

Dalam pertemuan itu, Ujang selaku pengawas SPBU Tegalrawa menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang terjadi semalam.

Ia menjelaskan bahwa penolakan tersebut bukan bermaksud tidak peduli, melainkan demi menjaga protokol keselamatan operasional SPBU.

“Kami meminta maaf atas kejadian semalam. Ini murni hanya kesalahpahaman komunikasi antara petugas dan warga,” ujar Ujang.

Sementara itu, Bojes, perwakilan warga yang terlibat dalam insiden, juga menyampaikan permintaan maaf serupa.

Ia menegaskan bahwa aksi warga bersifat spontanitas akibat kekhawatiran akan bahaya kebakaran, dan sama sekali tidak berniat untuk memojokkan atau menyudutkan pihak SPBU secara pribadi.

“Kami juga meminta maaf karena terjadinya keributan. Ini hanya reaksi spontan karena panik melihat potensi bahaya, bukan niat buruk untuk memojokkan salah satu pihak,” jelas Bojes.

Kapolsek Cibatu mengapresiasi sikap dewasa kedua belah pihak yang memilih jalur musyawarah daripada memperpanjang konflik.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat dan pengelola fasilitas umum untuk meningkatkan komunikasi yang baik dalam situasi darurat, serta memahami batasan prosedur keamanan yang berlaku.

Dengan berakhirnya kasus ini secara damai, diharapkan hubungan harmonis antara warga dan pelaku usaha di wilayah Cibatu dapat tetap terjaga. (Agus)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
📢 Pengaduan HaloPWK
Halo Admin HaloPWK 👋
● Siap menerima pengaduan
Halo! 👋
Punya informasi, keluhan, atau pengaduan seputar Purwakarta? Silakan hubungi Admin HaloPWK melalui WhatsApp.
💬 Mulai Chat WhatsApp
Pengaduan HaloPWK