Limbah MBG SPPG Campaka 01 Dikeluhkan, Warga Resah dengan Bau Busuk

2 menit membaca View : 68
Lalan Nugraha
Tak Berkategori - 23 Okt 2026

HALO PURWAKARTA – Keluhan warga terkait aliran air limbah dari dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Campaka 01 di RT 04/RW 01, Desa Campakasari, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, menjadi sorotan.

Selain menimbulkan bau tidak sedap, aliran limbah yang disebut masuk ke selokan umum itu dikhawatirkan berdampak terhadap lingkungan dan sumur warga.

Kepala Desa Campakasari, Aji Darmaji, mengaku telah menegur pihak pengelola SPPG terkait persoalan limbah tersebut. Namun, menurut keterangannya, teguran yang disampaikan belum mendapat tanggapan sebagaimana diharapkan.

Keterangan tersebut menambah sorotan terhadap pengelolaan limbah dapur MBG yang dikeluhkan masyarakat sekitar.

Sebelumnya, seorang warga menyampaikan keluhannya melalui media sosial Halo Purwakarta. Warga mengaku telah melakukan protes, tetapi persoalan saluran pembuangan limbah disebut belum ditangani.

“Malam, Pak/Bu, izin lapor. Ingin ada penanganan perihal air limbah MBG yang disalurkan ke selokan umum sehingga mengganggu warga sekitar. Kami sudah melakukan protes, hanya saja tetap belum ditangani,” tulis warga.

Warga juga menegaskan bahwa mereka tidak mengharapkan bantuan berupa beras maupun fasilitas lainnya dari program MBG. Mereka meminta agar pengelolaan dan saluran pembuangan air limbah diperbaiki sehingga tidak mengganggu lingkungan permukiman.

“Saya bukan ingin diberi dispensasi air dari MBG atau diberikan beras dari MBG, tapi saya mau air tidak mengalir ke depan sehingga mencemari sumur-sumur warga,” tulisnya.

Menurut warga, bau yang ditimbulkan dari aliran air tersebut sudah mengganggu kenyamanan masyarakat. Mereka juga khawatir kondisi itu berpotensi memengaruhi kualitas air sumur yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Adapun dapur yang dikeluhkan warga tersebut merupakan SPPG Campaka 01, dengan nama dapur SPPG di bawah Yayasan Golden Glory Dapur Indonesia.

Warga berharap pengelola SPPG segera mengevaluasi sistem pengolahan air limbah, memperbaiki saluran pembuangan jika diperlukan, serta memastikan limbah tidak mengganggu permukiman di sekitarnya.

Mereka juga meminta pemerintah desa dan instansi terkait menindaklanjuti persoalan tersebut agar tidak berlarut-larut.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPPG Campaka 01 mengenai keluhan warga maupun teguran yang disebut telah disampaikan oleh kepala desa.

Sementara itu, dugaan pencemaran sumur warga masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan pengujian kualitas air oleh instansi berwenang. (Ega Nugraha)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
📢 Pengaduan HaloPWK
Halo Admin HaloPWK 👋
● Siap menerima pengaduan
Halo! 👋
Punya informasi, keluhan, atau pengaduan seputar Purwakarta? Silakan hubungi Admin HaloPWK melalui WhatsApp.
💬 Mulai Chat WhatsApp
Pengaduan HaloPWK