Sekretaris PWI Purwakarta, Ade Winanto, menyerahkan langsung ijazah dan dokumen kelulusan kepada siswa berinisial SS setelah permasalahan yang sempat terjadi terkait pengambilan ijazah berhasil diselesaikan melalui komunikasi dan mediasi.HALO PURWAKARTA – Akhirnya kabar Ijazah yang sempat tertahan disalah satu kegiatan belajar mengajar, bisa diberikan kepada siswa yang bersanlgkutan berikut dengan dokumen-dokumen lainnya.
Ijazah tersebut langsung diserahkan oleh Sekretaris PWI Purwakarta, Ade Winanto, kepada siswa berinisial SS yang selama ini ijazahnya tertahan.
Menurut Kang Ade Jo ( panggilan Ade Winanto ), sebenarnya ijazah bukan di tahan oleh pihak kegiatan belajar mengaajar, namun murni mis komunikasi.
“Sebenarnya kurang komunikasi saja, baik dari pihak pemilik kegiatan belajar mengajar dengan siswa SS,” kata Ade Jo, kepada wartawan, Sabtu (15/08).
Sehingga, salah persepsi tentang permasalahan Ijazah yang katanya terrahan tersebut oleh pihak pemilik kegiatan belajat mengajar.
‘Setelah kita kroscek, ternyata permasalahannya hanya hal sederhana yang seharusnya bisa selesai dalam waktu hitingan menit.
“Pihak pendidik belum memberikan karena Ijazah harus di cap 3 jari terlebih dahulu, setelah itu baru diserahkan kepada SS,” tambah Kang Ade Jo.
Sementara, siswa berinisial SS ini tidak ada di Purwakarta, karena sudah bekerja di luar kota dan sulit untuk mendapatkan waktu panjang yang tepat untuk pulang ke Purwakarta.
“Kebetulan hari ini SS libur dan bisa pulang, akhirnya bisa membubuhkan 3 jari di ijazahnya,” jelas Kang Ade Jo.
Setelah membubuhkan tiga jari, kemudian ijazah langsung diserahkan kepada SS secara langsung berikut dengan dokumen-dokumen kelulusannya.
Sementara masih ditempat yang sama, SS sangat berterimaksih kepada PWI Purwakarta yang sudah mau membantu memfasilitasi masalah ijazah tersebut.
“Saya ucapkan terimakasih kepada PWI, terutama kepada pak sekretaris yang sudah membantu menjembatani permasalahan ijazah saya,” kata SS. (Ega Nugraha)


Tidak ada komentar