VIRAL! Konten Kreator Jabar Live Main Domino, Kalah Harus Minum Miras

2 menit membaca View : 243
King Nugraha
Headline, Kriminal - 09 Agu 2026

HALO PURWAKARTA – Sebuah siaran langsung (live) TikTok yang memperlihatkan permainan domino sambil mengonsumsi minuman yang diduga minuman keras (miras) menjadi sorotan. Live tersebut disebut ditonton puluhan ribu pengguna TikTok.

Live itu dilakukan akun TikTok @Adelondok. Dalam permainan tersebut, peserta disebut harus membayar Rp20 ribu untuk satu tiket atau satu kali permainan.

Ada aturan dalam permainan tersebut. Jika pihak yang bermain kalah, peserta diwajibkan meminum satu sloki minuman yang disebut sebagai minuman yang diduga miras.

Permainan itu berlangsung ketika Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah gencar memberantas peredaran minuman keras dan obat-obatan terlarang.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelumnya juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan peredaran obat-obatan terlarang dan minuman keras ilegal di wilayah Jawa Barat.

Namun, di tengah upaya tersebut, muncul live TikTok yang memperlihatkan permainan domino dengan tantangan minum.

Dalam live tersebut, sejumlah konten kreator yang disebut berasal dari Jawa Barat ikut bermain. Di antaranya akun @itingmeledak, @wandireal, dan @kanaka.

Para peserta disebut terlebih dahulu melakukan pembayaran sesuai tarif permainan. Setelah itu, permainan domino dimulai.

Dalam siaran tersebut, akun @Adelondok yang disebut sebagai bandar beberapa kali mengalami kekalahan.

Sesuai aturan permainan, kekalahan itu kemudian diikuti dengan kewajiban meminum satu sloki minuman yang disebut sebagai miras.

Semakin banyak mengalami kekalahan, semakin banyak pula minuman yang dikonsumsi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, dalam live tersebut akun @Adelondok disebut menghabiskan sekitar satu botol minuman.

Kondisinya kemudian disebut semakin kehilangan kesadaran.

Momen tersebut berlangsung dalam siaran langsung yang dapat ditonton publik. Live itu disebut disaksikan puluhan ribu penonton.

Aktivitas tersebut kemudian menjadi perhatian karena ditayangkan secara terbuka di media sosial. Terlebih, siaran itu muncul di tengah kampanye Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang sedang mendorong pemberantasan miras dan obat-obatan terlarang.

Meski demikian, jenis minuman yang dikonsumsi dalam live tersebut belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia.

Minuman tersebut disebut sebagai minuman yang diduga miras. Belum ada keterangan resmi mengenai merek, jenis, kadar alkohol, maupun legalitas minuman yang dikonsumsi.

Begitu pula mengenai mekanisme permainan dan pihak yang menyelenggarakan live masih berdasarkan informasi yang terlihat dalam siaran tersebut.

Karena itu, diperlukan klarifikasi dari pemilik akun dan pihak-pihak yang terlibat untuk memastikan fakta sebenarnya.

Live tersebut juga memunculkan perhatian terhadap konten media sosial yang menampilkan aktivitas konsumsi minuman keras secara terbuka, terutama karena dapat disaksikan oleh pengguna dalam jumlah besar.

Hingga naskah ini dibuat, belum ada keterangan resmi dari akun @Adelondok maupun pihak terkait mengenai live tersebut. (Rega)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *