Warga Griya Ciwangi Purwakarta Geram ke Dedi Mulyadi: Kalau Bukan Karena Kami, Belum Tentu Jadi Gubernur

2 menit membaca View : 46
Lalan Nugraha
Nasional - 14 Sep 2026

HALO PURWAKARTA – Kekecewaan warga Perumahan Griya Ciwangi, Desa Ciwangi, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, terhadap Dedi Mulyadi memuncak.

Warga mengaku telah memberikan dukungan hingga mengantarkan Dedi Mulyadi menjadi Gubernur Jawa Barat, namun persoalan sertifikat rumah yang mereka nantikan selama bertahun-tahun tak kunjung terselesaikan.

Ungkapan kekesalan itu disampaikan sejumlah ibu-ibu warga Griya Ciwangi melalui sebuah video yang dikirimkan kepada Halo Purwakarta.

Mereka menilai, setelah bertahun-tahun memenuhi kewajiban membayar cicilan rumah hingga lunas, hak mereka untuk memperoleh sertifikat justru belum juga diterima.

Salah seorang warga bahkan mengingatkan Dedi Mulyadi bahwa warga memiliki peran dalam perjalanan politiknya hingga menjadi Gubernur Jawa Barat.

“Tanpa kami, Bapak tidak ada apa-apanya, Pak,” ujar warga tersebut dalam video.

Warga juga menyampaikan kekesalannya karena persoalan sertifikat disebut telah berlangsung sekitar 15 tahun.

Mereka mengaku sudah menyelesaikan kewajiban pembayaran KPR rumah, tetapi dokumen sertifikat yang menjadi hak mereka belum kunjung diterima.

“Selama 15 tahun kami sudah menjalankan kewajiban kami membayar cicilan rumah. Sekarang kami menuntut hak kami, sertifikat kami,” katanya.

Dengan nada kecewa, warga meminta Dedi Mulyadi yang kini menjabat Gubernur Jawa Barat untuk tidak melupakan masyarakat yang selama ini memberikan dukungan kepadanya.

“Bapak tidak akan jadi gubernur kalau bukan karena warga, termasuk kami,” menjadi inti kekecewaan yang disuarakan warga dalam video tersebut.

Bagi warga Griya Ciwangi, persoalan sertifikat bukan perkara sepele. Mereka menyebut sertifikat merupakan dokumen penting yang berkaitan dengan kepastian kepemilikan rumah dan masa depan keluarga.

“Cuma sebuah dokumen, tapi itu sangat berarti buat kami. Lima belas tahun kami menyisihkan sebagian hasil penghasilan untuk membayar kewajiban kami,” ujar warga.

Warga pun meminta Dedi Mulyadi dan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein alias Om Zein memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut.

Mereka berharap pemerintah dapat membantu mempertemukan warga dengan pihak-pihak terkait dan mencari solusi atas sertifikat rumah yang hingga kini belum mereka terima.

“Cuma sebuah tanda tangan, Pak. Apa sulitnya, Pak? Sertifikat itu sangat berarti buat kami,” kata warga dengan nada memohon sekaligus kecewa.

Warga Griya Ciwangi menegaskan, mereka tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Mereka hanya ingin hak atas dokumen kepemilikan rumah yang telah mereka tunggu setelah kewajiban KPR diselesaikan.

Kini, warga berharap suara kekecewaan tersebut benar-benar didengar dan ditindaklanjuti oleh pemerintah, terutama Dedi Mulyadi dan Om Zein. (Ega Nugraha)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
📢 Pengaduan HaloPWK
Halo Admin HaloPWK 👋
● Siap menerima pengaduan
Halo! 👋
Punya informasi, keluhan, atau pengaduan seputar Purwakarta? Silakan hubungi Admin HaloPWK melalui WhatsApp.
💬 Mulai Chat WhatsApp
Pengaduan HaloPWK